PIOLINE

PIOLINE

analisa lampu led abal-abal 5w. secara wattmeter, akan terukur 2,5w. ini sudah saya cek. baiklah, kita coba analisa hitung dengan bila dihidupkan dengan jt. berapa kebutuhan arusnya.

maka, 2,5w dibagi 230 (dalam hal ini jaringannya di saya terbaca 230v bukan 220v) maka hasilnya adalah 0,0108a. secara matematika terbaca demikian, tapi secara di display wattmeter terbaca 0,08a.

sebagai pembanding, seingat saya led laku-laku saat input 230v terbaca 3,5w. sedang pioline dengan input 230 terbaca 2,5w. akhirnya, saya cek lagi barusan bahwa saat saya tes laku-laku dengan input 220 terbaca 3watt dan ada yang terbaca 3,2watt. sedang pioline di input 220v terbaca 2,5w seperti halnya perhitungan di atas.

maka sebagai koreksi dan pembanding, saya akan juga menghitung bila dengan input 220v. maka led pioline secara matematika watt adalah p=v.i maka bila mencari i alias arus maka i=p/v. perhitungannya adalah 2.5w dibagi 220v sama dengan 0,0108. hasilnya masih mirip antara dibagi 220v ataupun 230v.

tapi sepertinya ada yang salah hitung. yakni saya belum memasukkan faktor daya. kalau matematika di atas maka saya butuh 0,01a padahal di watt meter adalah 0,08 alias mendekati 0,1amper. mana sebenarnya saya bisa saya jadikan patokan? 0,01a apa 0,08a?

maka karena saya masih bingung, saya buat aman saja. yang terpenting saya perlu menyediakan kawat sekunder yang mampu dilewati 0,1a.

menurut saya, dengan jt butuh ukuran kawat yang mampu dilewati 0,08a yang bila dibulatkan adalah bila dibilang 0,1a alias 100ma. berdasarkan tabel yang saya sertakan di posatingan ini maka:

- bila menggunakan tembaga maka saya butuh 0,15mm alias mampu dilewati 0,117a

- bila menggunakan alumunium maka saya butuh 0,2mm alias mampu dilewati 0,15a


maka, menurut saya, menggunakan trafo ferit lhe sudah cukup. trafo lhe yang saya saya uji adalah trafo 5watt sampai trafo 15watt abal-abal dimana induktornya saya kira menggunakan 0,2mm dengan jumlah lilitan 340 lilit dengan tinggi koker adalah 0,8mm. 


adapun energi batere sebagi acuan arus mungkin saya perlu menghitungnya juga. bila input 4v tepat maka arus yang dibutuhkan untuk daya 2,5watt adalah i=p/v maka i=2,5w/4v. jawabnya ialah 0,625a. 

namun sebelum menguji benarnya hal di atas (input 4v) saya perlu menguji dan menghitung kebutuhan voltase led secara seri. untuk diketahui juga, led pioline berisi 11 mata led smd jenis kw. sedang led laku-laku bermatakan 10 led smd kw juga. keduanya jenis mata lednya adalah sama, saya kira demikian. kok laku-laku mata lednya lebih sedikit tapi wattnya lebih besar? itu mungkin karena mata led dipaksa untuk memancarkan cahaya lebih dibanding pioline yang lebih banyak mata lednya. dan memang waktu saya ukur lux-nya, laku-laku lebih cerah daripada pioline.

jenis mata led keduanya adalah 3,4v, saya kira. kebutuhan arus adalah 20ma-60ma, saya kira. maka pioline bisa jadi bekerja di rentang arus 30ma sedang laku-laku di rentang 50ma. 

tiba-tiba saya mengkayal begini. 3,4v x 11 maka pioline butuh 37,4v, dan sepertinya ini masih ketinggian, saya kira perlu dicoba di 35v. sedang laku-laku yang 3,4v, saya naikkan ke 3,5v agar arus konsumsi naik sesuai dugaan di atas, maka 3,5v x 10 butuh arus 35v atau bila kurang tinggi, maka perlu saya coba di 40v.

maka dapat dihitung

pioline 35v x 0,08= 2,8watt

laku-laku 40 x 0,1= watt

yang mana perhitungan ini masih lebih tinggi dari pada perhitungan dengan ac. sebab yang saya hitung di atas adalah dc. maka sebagai langkah praktis dengan langsuang praktik adalah:

saya perlu coba di 30v input dc arusnya berapa?

dan apakah sudah sebanding dengan pln?

saya perlu coba di 35v input dc arusnya berapa?

dan apakah sudah sebanding dengan pln?

setelah saya coba langsung ternyat hasilnya tidak sesuai perhitungan. di 30v masih redup. di 33v masih redup. dan mandek disini. sebab step up saya, yang menurut spesifikasinya bisa 35v ternyata mentok di 33v. tidak bisa di 35v. terpaksa mencoba modul step up yang lain.

rupanya ada salah coba di atas. yakni saya melewati resitor smd 47 ohm. maka saya buang. dan 30v cukup terang di kisaran 300. sedang di 33v di kisaran 1100lux. sedang dengan pln di kisaran 1200 lux. percobaan lux ingin saya mencopot cap/tudung lampung dan diukur dengan lux meter hp android. jadi saya yakini, voltase yang dibutuhkan adalah 34v atau 35v. 

sedang pembacaan di dc ammeter analaog adalah di bawah 100 ma yang dipertegas dengan amper voltmeter digital yang terbaca di 0,03a alias kisaran 30ma. maka kiranya untuk dapat setara dengan pln, dimana mencapai 1200lux saya perlu menaikkan voltase di input dc dengan 34v atau 35v yang saya duga akan memakan arus 40ma atau 50ma.

maka bila dengan persamaan rumus watt dalam dc (bukan dalam ac), dengan mengukur v dan arus output konverter (belum mengukur arus ataupun watt dalam input*) maka hitungan menurutku:

33v x 0,03a= 0,9w atau bulatkan di 1w (sudah diuji)

34v x 0,04a=1,36w atau bulatkan di 1,4w (dugaan)

35v x 0,05a=1,75w atau bukatjab du 1,8w (dugaan)

jadi tercerahkan sebuah konklusi, yang mungkin. bila diinput ac butuh 2,5w untuk membyorkan, bila di-dc-kan, ternyata menurut ramalan cuma butuh 1,8w. jadi dc to dc lebih efisien (namun perlu membongkar, mencopot, mengorbankan rangkaian ac di dalam circuit lampu).

akhirnya saking masih penasaran, ku ganti dengan step up yang lain. besarta display volt digital sebagai pembaca banding. dan ternya, di volt meter biru terbaca 33v sedang di ampvoltmeter terbaca 34v. artinya di voltamp masih terbaca naik bila trimpot saya putar. akhirnya percobaan menyimpulkan:

di 34v menkonsumsi arus 40 ma dah sudah setara pln (1200lux)

di 35v mengkonsumsi arus 50 ma dan lebih byor sedikit (1300lux)

lalu timbul pertanyaan selanjutnya? mana yang lebih efisien antara dc to dc (dengan konverter) atau dc to ac (dengan jt) atau dc to dc (dengan jt)?

maka perlu kita kayalkan:

a. bila dengan konverter dc to dc maka vdc x i x efisiensi rangkaian

b. bila dengan jt maka vdc x i x efisiensi rangkaian

bila a, contoh. stepup dengan efisiensi 95% maka 4vxix95%=???

bila b, contoh. jt dengan efisiensi 80% maka 4vxix80=????

sementera yang saya coba adalah 11,5v drop ke 11,3v dengan arus 0,26a. pengukuran ini dengan menggunakan modul step up. maka secara watt adalah 11,3v x 0,26a maka 2,9 watt. rupanya dalam hal ini lebih ringan listrik ac dibanding melalui modul konverter, namun bila langsung murni dc saya kira lebih efisiean/hemat dalam watt . dimana listrik ac butuh membyorkan butuh 2,5 watt. sedang dengan konverter butuh 2,9watt. lalu bagaimana dengan jt, butuh berapa watt? 4v x .....?

saya menduga, dengan jt 12v bila rangkaian tepat, saya kira dalam hitungan watt bisa mengalahkan yang 2,9w (konverter) dan 2,5w (ac pln). bagaimana dengan jt 4v? mungkinkah bisa membyorkannya di 0,6a alias 4v x 0,6=2,4watt???? saya pernah mencoba 5v dengan arus 0,5a masih belum byor, masih kisaran 80% dibanding pln (1200lux), 1200 x 80%=960 lux, artinya dengan arus 0,5a dengan input 5v saya masih dapat 960 lux.

Comments

Popular posts from this blog

Aku Alum Didischare Untuk Joule Ringer

menu sayuran kampung yang cepat matang cepat saji siap saji

JT 12V Beban Pioline